Wasisku Wasis "Penyambung Silaturrahim, Pemersatu Persaudaraan"

 
Sekapur Sirih
Selamat Datang Di Blog saya, semoga artikel yang ada bisa bermanfaat bagi siapapun yang membacanya.. Amin
Doa & Hadist Harian
Hai anakku, sesunguhnya jika ada sesuatu perbuatan seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan melihat dan membalasnya, sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui. (QS. Lukman : 16)
Berita Terhangat
Pemotongan hewan Qurban 1433 H di Bank Bukopin telah dilaksanakan pada hari Jum'at, 26 Oktober 2012. Jumlah sapi ada 10 ekor dan telah dibagikan ke 2569 penerima yang meliput Yayasan, Pantai Asuhan, Masjid/Mushola dan masyarakat sekitar Bank Bukopin.
Curhatku
Ya Rabbi, jika saatny aku pergi nanti, ampunilah orang-orang yang telah menyakiti dan membuatku menangis dan muliakanlah orang-orang yang telah emmbuatku tersenyum. Amin
Puisi
Hanya 2 hal yang dapat kubawa dan persembakan saat kumenikahimu, TANGUGUNGJAWABku sebagai suami yang akan mempertanggungjawabkanmu dunia akhirat sehingga harus berupaya dan berusaha menafkahi dan membahagiakanmu dan KESETIAAN rasa cinta dan kasih sayangku yang tak akan terbagi hingga tetap bersamamu dalam suka dan duka hingga nyawa ini berpisah dari ragaku.
Organisasi
Ikatan Remaja Masjid, IGMMA, Badaris, Islamabad, Ikria, KTIMUS VII, BC, BMKB
Saran & Kritik
Silahkan kirimkan ke alamat email wasisku@gmail.com, atau add ym di siwasis@yahoo.co.id

Agar Pacaran Menjadi Awet
Selasa, 21 Oktober 2008

Bagaimana membuat suatu hubungan dengan pasangan atau pacaran menjadi berhasil dan tetap awet? Berikut tipsnya.

Be Yourself. Jadilah dirimu sendiri, karena hal itu wajib, sehingga Anda tidak perlu meniru orang lain hanya untuk memuaskan pasangan Anda. Jadi Anda perlu mengenal diri sendiri terlebih dulu sebelum membuat peta ke depan mengenai hubungan yang akan Anda jalani bersamanya. Terkadang apa yang Anda inginkan, sebenarnya bukan yang benar-benar diinginkan. Satu-satunya cara untuk mengetahui dengan jelas adalah membuat rangkuman dari inti tujuan Anda sendiri dalam membangun atau mempertahankan hubungan.

Open Your Mind. Bukalah mata, hati dan pikiran Anda. Anda tidak perlu berbohong kepada pasangan Anda, apalagi hanya karena hal tersebut memalukan bagi Anda, lantas Anda harus berbohong kepadanya. Katakan secara terbuka agar semuanya menjadi jelas. Jika memang ada yang tidak Anda sukai dari dirinya, jujur dan sampaikanlah dengan baik-baik, dengan begitu dia akan mengerti maksud Anda. Begitu pula sebaliknya, Anda akan mendengarkan pendapat dan saran dari pasangan Anda, karena komunikasi adalah salah satu cara membina hubungan agar tetap awet. Perlu diingat juga, meskipun sudah saling terbuka, Anda harus menghargai privasi pasangan Anda, dan sebaiknya Anda tahu apa yang perlu diketahui saja.

Pay Attention. Perhatian, walau sekecil apapun, tapi pasti sangat berguna, terutama ketika dia sedang membutuhkan Anda. Jangan segan untuk memberi kejutan buat si dia, seperti misalnya, membuat makanan kesukaannya, dengan begitu pasangan Anda pasti jadi tambah care. Namun, perlu diingat perasaan cinta haruslah tulus, jadi ketika Anda pernah menolong dia, tak perlu diungkit secara berlebihan. Perhatian boleh, tapi jangan posesif, tidak perlu selalu mengawasi dia, dimana, bersama siapa, dan baru apa. Hal ini akan justru membuat si dia jadi il-feel. Jika Anda berbuat salah, tak ada ruginya Anda meminta maaf kepadanya, namanya juga manusia. Perhatian juga tidak hanya kepada si dia, jika Anda memang sudah yakin, maka Anda dapat mendekatkan diri dengan keluarga pasangan Anda. Hal ini memberikan keuntungan bagi Anda, karena Anda juga bisa mendapatkan dukungan dari mereka.

Keep the Commitment. Di awal ketika Anda berhubungan dengan pasangan Anda, buatlah segala sesuatunya menjadi pasti atau suatu kesepakatan dalam hubungan agar hubungan menjadi jelas, sehingga masing-masing tidak bisa saling menyalahkan jika suatu ketika merasa ‘menyerah’ dalam hubungan atau apapun itu. Sebagai contoh, memang sebagian wanita memilih untuk menikah ketimbang melanjutkan karirnya. Namun, terkadang hal inilah yang sering membuat mereka depresi. Memiliki anak, kemudian timbulnya rasa bosan dalam pernikahan bisa membawa perubahan pada seseorang, atau bahkan ada yang berselingkuh akibat kebosanan ini. Jadi dengan melepaskan karir setelah menikah, tidak menjamin suatu hubungan akan tetap langgeng. Untuk itu, buatlah janji atau kesepakatan di awal hubungan atau pernikahan, agar nantinya masing-masing dapat mempertanggungjawabkan apa yang telah menjadi komitmen sebelumnya.

sumber: beritanet.com

Label: ,

posted by Wasis @ 10/21/2008 09:49:00 AM  
0 Comments:
Posting Komentar
<< Home
 

About Me

Name: Wasis
Home: Tangerang, Banten, Indonesia
About Me: Pengisi waktu luang, teman saat sepi dan sendiri.. dan penyalur inspirasi dan memori hati..
Selengkapnya
Postingan Lain
Arsip Postingan
Powered by

BLOGGER

© 2005 Wasisku Wasis "Penyambung Silaturrahim, Pemersatu Persaudaraan"